KAMUS BAHASA KARO - INDONESIA
A
A.bu
n serbuk halus yang berasal dari tanah dan sebagainya; debu: mbuikel – na (banyak sekali debunya)
A.ku
pron kata ganti orang pertama yang berbicara atau menulis dalam ragam akrab; saya: -- enggo melike (saya sudah lapar)
A.nak
n manusia yang masih kecil: -- ah sangana main-main bas lapangen (anak itu sedang bermain di lapangan)
Kata turunan: anak perana, anak rambah
A.pi
n panas dan cahaya yang berasal dari sesuatu yang terbakar; nyala: kundul deher -- hangat kel (duduk di dekat api terasa begitu hangat)
A.pus
v tidak terdapat atau tidak terlihat lagi; hapus: -- tulisen ndu bas meja ena (hapus tulisanmu di meja itu)
A.te
n Anat organ badan yang berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut, gunanya untuk mengambil sari-sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu; hati: aku seleh kel man – manuk (aku suka makan hati ayam)
B
Ba.bah
n rongga di muka, tempat gigi dan lidah, untuk memasukkan makanan; mulut: man aku -- labo tan (makan dengan mulut bukan tangan)
Be.gi
v tangkap (suara): --ndu suara ah? (dengar suara itu?)
Be.lah
v terbagi menjadi dua, tiga, dan sebagainya: -- lebe ikan ena (belah dulu ikan itu)
Be.re
v serahkan atau bagi sesuatu kepada orang lain; -- sen ena man adekmu (kasih uang ini ke adikmu)
Ber.nak
a mengandung air atau barang cair; basah: -- bajuna perban udan (basah bajunya karena terkena hujan)
Ber.ngi
n waktu setelah matahari terbenam hingga matahari terbit; malam: medemken! Nggo – (tidurlah! Sudah malam)
Bi.ang
n mamalia yang biasa dipelihara untuk menjaga rumah, berburu, dan sebagainya; anjing: -- bas rumahku warna mbiring (anjing di rumahku berwarna hitam)
Bi.na.tang
n makhluk bernyawa yang mampu bergerak (berpindah tempat) dan mampu bereaksi terhadap rangsangan, tetapi tidak berakal budi; binatang: -- ah mate bas samping rumahku (binatang itu mati di samping rumahku)
Bin.tang
n benda langit yang mampu memancarkan cahaya dan memproduksi energi sendiri; bintang: bas langit melala – (di langit banyak bintang)
Bu.ah
n bagian tumbuhan yang berasal dari bunga atau putik; buah: -- kai akap ndu sientabehna (buah apa yang kau rasa paling enak)
Bu.lung
n bagian tanaman yang tumbuh berhelai-helai pada ranting sebagai alat bernapas dan mengelola zat makanan; daun: melala –na ndabuhen ku taneh (banyak daun berjatuhan di tanah)
Kata turunan: bulung galuh, bulung galuhen
Buk
n bulu yang tumbuh pada kulit manusia (terutama di kepala); rambut: -- ah menjile kel (rambut itu sangat indah)
Kata turunan: buk-buk
C
Ca.lus
a berlaku tidak jujur; memiliki sifat tidak lurus hati; tidak adil; curang: adi main ula – (kalau main jangan curang)
Cang.kir
n tempat untuk minum, berbentuk tabung yang terbuat dari kaca, plastik, alumunium, dan sebagainya: gelas: inem lau sitare – ena (minumlah air yang di gelas itu)
Ca.pah
n wadah berbentuk bundar pipuh dan sedikit cekung yang biasanya terbuat dari porselen dan digunakan sebagai tempat meletakkan nasi yang hendak di makan; piring: ia bias – perban melala si man (tidak cukup piring itu karena banyak orang yang makan)
Ci.ger
n waktu hari yang terang ketika posisi matahari mencapai titik kulminasi; siang hari: adi enggo – banci kita reh (kalau sudah siang, sudah boleh kita datang)
Cin.der
v tegak bertumpu pada kaki (tidak duduk atau berbaring); berdiri: aku – i tepi lawit (aku berdiri di tepi laut)
Ci.na
n tanaman perdu yang buahnya berbentuk bulat panjang dengan ujung meruncing, apabila sudah tua berwarna merah kecokelatan atau hijau tua, berisi banyak biji yang pedas rasanya; cabai: meser kel – sikupan e ndai (aku makan cabai yang sangat pedas)
Cing.ke
v tidak menang atau dalam keadaan tidak menang dalam sebuah pertandingan dan sebagainya, dapat diungguli lawan; kalah: enggo – sekale (sudah kalah main)
Cu.ping
n alat pendengaran yang terletak di kanan kiri kepala manusia atau hewan; telinga: jelma dua –na bas takal na (manusia mempunyai dua telinga di kepalanya)
D
Da.lan
v tempat untuk lalu lintas orang (kendaraan atau sebagainya); jalan: kami ngewati – sempit ras gelap (kami melewati jalan yang sempit dan gelap)
Da.me
n tidak ada perang, tidak ada kerusuhan, aman; damai: ia padan teruskan ku pengadilen – saja kena (tak usah diteruskan ke pengadilan, damai saja kamu)
Kata turunan: erdamai
Da.reh
n cairan terdiri atas plasma, sel-sel merah dan outih yang mengalir dalam pembuluh darah manusia atau binatang: darah: sada – kami (kami satu darah)
De.leng
n bukit yang sangat besar dan tinggi; gunung: tehndu kang asakai ganjangna – bromo? (tahukah engkau berapa tingginya gunung bromo?)
Du.kut
n nama kelompok tumbuhan yang berbatang jecil, batangnya beruas, daunnya sempit panjang, buahnya berbentuk bulir; rumput: enggo turahen – ba jumanta ah ndai (sudah bertumbuhan rumput di ladang)
E
E.ma
v sentuh dengan bibir atau hidung; cium: ola – babah mulut adikmu! (jangan cium mulut adikmu!)
Em.ber
n tempat air yang berbentuk silinder yang biasanya terbuat dari plastik, seng, dan sebagainya yang dipakai untuk menimba air dan lainnya; ember: – plastik mesera pecahna (ember plastik susah pecahnya)
Em.pu
n kepunyaan; hak; milik: ise – na uis ini? (milik siapa kain ini?)
En.da
pron kata petunjuk terhadap sesuatu yang letaknya tidak jauh dari pembaca; ini: pinggan – mejile (piring ini cantik)
En.do
v berkata-kata supaya diberi atau mendapat sesuatu yang terkadang sambil memohon; minta: – minemmu (minta minummu)
Eng.go
adv telah selesai dengan suatu urusan atau kegiatan; sudah: -- kam man? (sudah makan kau?)
F
Huruf F tidak ada
G
Ga.luh
n tanaman jenis Musa, buahnya berdaging dan dapat dimakan, ada bermacam-macam dan ketika sudah matang warnanya akan berubah menjadi kuning; pisang: baba kari – man bangku (bawakan nanti pisang untunkku)
Kata turunan: galuh raja, galuh si tabar, jantung galuh
Ga.ya
n binatang kecil, melata, tidak berkaki, tubuhnya bulat panjang atau pipih panjang dan tidak beronggota; cacing: buat – tan maka kita ngkawil (pergi ambil cacing supaya kita dapat memancing)
Ga.lang
a lebih dari ukuran sedang; lawan dari kecil; besar: enggo – adikmu (sudah besar adikmu)
Ge.buk
n uap yang dapat terlihat yang dihasilkan dari pembakaran; asap: mataken api ena maka ola -- (matikan api itu supaya tidak ada asap)
Ge.dang
a berjarak jauh; panjang: -- kal bukna (panjang rambutnya)
Ge.lap
a tidak ada cahaya: -- kel rumah ndu (gelap sekali rumahmu)
Ge.lar
n kata untuk menyebut atau memanggil orang (tempat, barang, binatang, dan sebagainya): -- kucingku Lily (nama kucingku Lily)
Gem.bu.ra
n hujan rintik-rintik; gerimis: udan – mabu pinakit (hujan gerimis membawa penyakit)
Gen.dut
a besar karena banyak dagingnya (tentang tubuh dan sebagainya); gemuk: umpan sikudat – (aku mendapat umpan yang gemuk)
H
Hi.le
n suara teriak dan pekik (tanda gembira atau senang); sorak: – gendang guro-guro aron ibas kerja tahun e ndai (sorak penonton hiburan pada saat pesta tahunan itu)
Kata turunan: ngehile-hile
Hi.mat
a menghargai (takzim, khidmat, sopan); hormat: aruslah – nandangi orang tua (haruslah kita hormat kepada orang tua)
Kata turunan: mehimat
Hu.li
v mengandung janin dalam rahim karena sel telur dibuahi oleh spermatozoa; hamil: enggo – diberu si Harahap itu (sudah hamil istri si Harahap itu)
Kata turunan: mehuli dagingna
I
I.a
pron kata untuk menunjukkan orang yang dibicarakan, tidak termasuk pembicara atau kawan bicara; dia: -- masuk rumah sakit (dia masuk rumah sakit)
I.dah
v dapat dilihat; kelihatan; tampak: lanai – na kai pe (sesuatu pun tak tampak lagi)
I.gung
n alat pencium, penghirup; hidung: pingguren – ku (hidungku mengeluarkan darah)
I.kan
n vertebrata yang hidup di air, berdarah dingin, umumnya bernapas dengan insang, tubuhnya biasanya bersisik, bergerak dan menjaga keseimbangan badannya dengan menggunakan sirip; ikan: -- nggeluh bas lau (ikan hidup di air)
I.ket
n tali untuk membekat; iket: -- nali sepatundu (ikat tali sepatumu)
I.kut
v menyertai orang bepergian: aku – ras mamak ku pajak (aku ikut dengan mama ke pasar)
I.kur
n bagian tubuh binatang dan sebagainya yang paling belakang, baik berupa sambungan dari tulang punggung maupun sebagai lekatan; ikur: -- biang ah muit-uit (ekor anjing itu bergerak-gerak)
I.nem
v memasukkan air atau benda cair ke dalam mulur dan meneguknya masuk ke dalam tenggorokan; minum: -- tehku ena (minum tehku itu)
I.pen
n tulang keras dan kecil-kecil berwarna putih yang tumbuh tersusun berakar di dalam gusi dan kegunaannya untuk mengunyah atau menggigit; gigi: --ku erlubang (gigiku berlubang)
I.se
pron kata tanya untuk menanyakan nama atau sesuatu; siapa: binatang – ini? (hewan siapa ini?)
J
Ja.la
n alat untuk menangkap ikan yang berupa jaring bulat yang biasanya digunakan dengan cara menebarkan atau mencampakkan ke air; jala: isuruh mamak aku nukur – (disuruh mama aku membeli jala)
Kata turunan: jala kerap, jala rambung, jala selam, batu jala
Jam.bur
n rumah untuk para pemuda atau orang Karo mengadakan rapat atau pertemuan; tempat pertemuan: enca elah mau reh kam ku – (setelah selesai makan datanglah kamu ke tempat pertemuan)
Ja.rum
n alat jahit yang terbuat dari logam, bentuknya bulat panjang kecil, dan berujug runcing: masukken benang e ku – (masukkan benang ini ke dalam jarum)
Jel.ma
n makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk yang lain); manusia: -- dua cupingna bas takal na (manusia mempunyai dua telinga di kepalanya)
Jen.da
pron tempat ini; sini: (tunggu di sini)
Ji.le
a elok, molek (tentang wajah, muka perempuan); cantik: -- rupandu (kamu cantik)
Jon.tik
a bergaya-gaya (tingkah lakunya), banyak tingkahnya; genit: ia diberu – (dia perempuan genit)
Ju.kut
n gumpal (berkas) lembut yang terdiri atas urat-urat pada tubuh manusia atau binatang yang biasanya bisa dijadikan makanan (sesudah disembelih); daging: -- kai buat bengkonta kerja tahun enda? (daging apa untuk lauk kita pada pesta tahunan ini?”
K
Ka.bang
v bergerak atau melayang di udara dengan tenaga sayap; terbang: (burung itu sanggup terbang jauh)
Ka.beng
n bagian tubuh beberapa binatang (burung dan sebagainya) yang dapat digunakan untuk terbang dan dikepakkan; sayap: (burung terbang dengan sayapnya)
Kam
pron yang diajak berbicara; yang disapa; kamu: -- anak ja? (kamu orang mana?)
Kai
pron kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) untuk penggati sesuatu; apa: -- gelarna? (apa gelarnya?)
Kal
adv terlebih-lebuh (halnya, keadaannya, dan sebagainya; sangat: mesui – tan ku (sakit sekali tanganku)
Kam
pron yang diajak bicara, yang disapa dalam ragam akrab atau kasar dalam Karo; kamu: enggo – man? (sudah makan kamu?)
Ke.ri.na
num segala; semua: -- e salahku (semua ini salahku)
Kun.dul
v meletakkan tubuh atau letak tubuhnya dengan bertumpu pada pantat; bersila dan bersimpuh; duduk: -- ia bas kursi (duduk dia di kursi)
Ku.tu
n serangga parasit yang berukuran kecil dan pipih, tidak bersayap, buta, tubuhnya tidak berwarna, hidup pada inang berupa hewan berdarah panas, seperti burung dan mamalia, memakan kulit, kotoran, atau menghisap darah inangnya, dan merupakan vektor penyakit; kutu: lit – bas bukna (ada kutu di rambutnya)
L
Lam.pu
n alat untuk menerangi sesuatu: nggeluh – bas kamarndu (hidupkan lampu di kamarmu)
Kata turunan: ngelampaui
Lang
adv partikel untuk menyatakan pengingkaran, penolakan, penyangkalan, dan sebagainya; tidak: adi ningku – (kalau kataku tidak)
La.ngit
n ruang luas yang terbentang di atas bumi, tempat terlihatnya buan, bintang, matahari, dan planet lain; langit: wari enda – warna biru(hari ini langit berwarna biru)
La.u
n cairan jernih tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak berbau yang diperlukan dalam kehidupan manusia, hewa, dan tumbuhan yang secara kimiawi mengandung hidrogen dan oksigen; air: -- si melket man kumur-kumur banci jadi pinakit (air yang kotor untuk berkumur akan menyebabkan penyakit)
Kata turunan: lau barus, lau bengap, lau buham, lau jabi, lau kenak-kenak, lau lisang, lau nkurger, lau togel
La.yam
n gelung rambut perempuan di atas atau di belakang kepalanya; sanggul: (aku memakai sanggul di kepala)
Le.gi
v memanggil; panggil: -- mama ndu ndai (panggil pamanmu itu)
Li.dah
n bagian tubuh dalam mulut yang dapat bergerak-gerak dengan mudah, gunanya untuk menjilat, mengecap, dan berkata-kata: ula erngecap alu -- (jangan mengecap dengan lidah)
Li.he
a berasa ingin makan karena perut kosong; lapar: muas – bancing kutahan (haus dan lapar bisa kutahankan)
M
Ma.cik
a rusak dan berbau tidak sedap; tentang buah; busuk: mangga nggo – (mangga itu sudah busuk)
Man
v memasukkan makanan pokok ke dalam mulur serta mengunyah dan menelan; makan: sangana ia – nakan (ia sedang makan nasi)
Ma.nuk
n unggas yang pada umumnya tidak dapat terbang, dapat dijinakkan dan dipelihara, berjengger, yang jantan berkokok dan bertaji, sedangkan yang betina berkotek dan tidak bertaji; ayam: asakai rega – enda? (berapa harga ayam ini?)
Kata turunan: manuk itik, manuk jagur, manuk mekatir, manuk nikan, manuk rimba, sangka manuk
Ma.te
a sudah hilang nayawanya; mate: binatang ah – bas samping rumahku (binatang itu mati di samping rumahku)
Mbe.lang
a lapang; lebar; luas: -- kel halamen rumahna (halaman rumahnya sangat luas)
Mben.tar
a warna dasar yang serupa dengan warna kapas; putih: -- kel ipenna (putih giginya)
Mbe.rat
a besar ukurannya; berat: ula baba barang si -- (jangan membawa barang yang berat)
Mber.geh
a bersuhu rendah apabila dibandingkan dengan suhu tubuh manusia; tidak panas; dingin: cuaca jenda – (cuaca di sini dingin)
Mbi.ar
a merasa gentar menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencana; takut: (aku merasa takut)
Mbi.ring
n warna dasar yang serupa dengan warna arang; hitam:
Me.dem
v dalam keadaan berhenti badan dan kesadarannya dengan memejamkan mata: bergi man istirahat ras -- (malam waktunya beristirahat dan tidur)
Me.ger.sing
a warna yang serupa dengan warna kunyit atau emas murnis; kuning: bunga ah warna – (bunga itu berwarna kuning)
Me.jin
a jahat; sangat tidak baik; buruk: tingkahna – kel (kelakuannya buruk sekali)
Me.ka.pal
a berjarak lebih besar antara permukaan yang berlawanan jika dibandingkan dengan benda lainnya yang sejenis; tentang barang yang pipih atau berhelai-helai; tebal: pake baju si – (pakailah baju yang tebal)
Me.la.la
a belum pernah ada; banyak: lit – pangan jenda (ada banyak makanan di sini)
Mel.ket
a tidak bersih; kena noda; kotor: uis – harus cuci (pakaian kotor harus dicuci)
Mu.lih
v balik ke tempat atau ke keadaan semual; kembali: enggo – ia gunung nari? (sudah kembali dia dari kampung?)
N
Na.he
n anggota badan yang menopang tubuh dan dipakai untuk berjalan (dari pangkal paha ke bawah); kaki: erdalan aku – (jalan menggunakan kaki)
Kata turunan: jari-jari nahe, kaus nahe
Na.li
v barang yang berutas-utas panjang, dibuat dari bermacam-macam bahan (sabut kelapa, ijuk, plastik, dan sebagainya) ada yang dipintal ada yang tidak dan biasanya digunakan untuk mengikat; tali: ranting I ikut aru – (kayu api itu diikat dengan tali)
Nak.tak
v turun atau meluncur ke bawah dengan cepat karena gravitasi bumi: kaca – nce pecah (kaca itu jatuh dan pecah)
Nang.keng
v bergerak ke atas atau ke tempat yang lebih tinggi (gunung, bukit, dan sebagainya); mendaki: ku Kabanjahe dalanna – (ke Kabanjahe jalannya mendaki)
Nag.kih
v bergerak ke atas atau ke tempat yang lebih tinggi; naik: ia – batang mangga (dia memanjat pohon mangga)
N.dauh
a tidak dekat; jauh: -- denga dalan ku tiga berastagi? (masih jauh jalan ke pekan berastagi?)
Nde.her
a pendek, tidak jauh (jarak atau antaranya); dekat: rumahta – jenda nari (rumah kami dekat dari sini)
Neng.go
n waktu yang tidak lama dari sekarang, waktu kemudian: nanti: tutuslah erlajar gelah – jore geluhmu (belajarlah sungguh-sungguh supaya nanti hidupmu senang)
Nge.luh
v masih terus ada, bergerak, dan bekerja sebagaimana mestinya; hidup: ninina – denga (neneknya masih hidup)
Ni.ni
n kata sapaan kepada perempuan yang sudah tua yang merupakan ibu dari ayah atau dari ibu; nenek: -- si Tanuya (nenek si Tanuya)
Kata turunan: nini ribu, nini si mada kerangen
Ni.pe
n reptilia, tidak berkaki, tubuhnya agak bulat memanjang, kulitnya bersisik, hidup di tanah atau di air, dan ada yang berbisa ada yang tidak; ular: lit – iduru dalan (ada ular di pinggir jalan)
Kata turunan: nipe darih, nipe rabun, nipe sawa, nipe upar, nipe si puhu-puhu
O
Oh
n kata seru: --, kam si masuk (oh, kamu yang masuk)
O.la
adv kata yang menyatakan melarang, berarti tidak boleh; jangan: (jangan bohong)
P
Pa.dan
v ucapan yang menyatakan kesanggupan atas sesuatu; janji: -- reh ia (dia janji datang)
Pa.gar
n sesuatu yang digunakan untuk membatasi (mengelilingi, menyekat) kebun: --i juma ah gelah ula ceda (pagari kebun kita agar tidak rusak)
Pa.ge
n butir dan buah padi yang bervariasi warnanya, tumbuh di sawah atau ladang, biasanya dimanfaatkan sebagai makanan pokok; padi: ndigan kita nuan – (kapan kita menanam padi?)
Kata turunan: page-page, page banak, pake jati, kacinano page, sapo page
Per.ban
p kata penghubung untuk menandai sebab atau alasan: -- merawa tadingkenna aku (karena marah dia meninggalkanku)
Q
Huruf Q tidak ada
R
Ra.ja
n penguasa tertinggi pada suatu kerajaan (biasanya diperoleh sebagai warisan); orang yang mengepalai dan memerintah bang atau negara; raja: -- ah enggo ibunuh Jepang (raja itu sudah dibunuh Jepang)
Kata turunan: raja kaluat
Ran.ting
n kayi yang dipakai untuk bahan bakar; kayu api: ente kena lagi – ta ku juma (pergi kamu mengambil kayu api ke ladang)
Reh
v tiba di tempat yang dituju; datang: ia – tepat waktu (ia datang tepat waktu)
Re.mang
n awan lembap yang melayang di dekat permukaan tanah yang berupa uap air sebagai hasil kondensasi yang masih dekat dengan tanah yang terjadi karena peristiwa pemanasan atau pendinginan udara, dan buasanya menyebabkan jarak pandang di permukaan bumi berkurang; kabut: lanai idah kami dalan ban – (tak nampak lagi bagi kami jalan karena kabut)
Re.tap
v tidak berhubungan (bersambung) lagi karena terpotong dan sebagainya; putus: enggo – kerah nugna kuban (sudah putus lehernya kubuat)
Ri.nges
a sangat tidak senang yang terjadi karena dihina, diperlakukan tidak sepantasnya, dan lainnya; marah: ola kam --! (jangan engkau marah!)
Ru.mah
n bangunan untuk tempat tinggal yang pada umumnya memiliki atap dan terlihat seperti gedung; rumah: I – bapandu? (bapakmu di rumah?)
Kata turunan: rumah jahe, rumah julu, rumah sakit, rumah sekolah, rumah tersek
S
Sa.da
num bilangan yang dilambangkan dengan angka 1 (Arab) atau I (Romawi); satu: ia – kuta (ia satu kampung)
Kata turunan: persadaaan, sada kolena, sada pengodak, sada rarasen, juara sisada, juru sisada
Sa.bar
a tahan menghadapi cobaan dan tidak mudah putus asa: aku – ia ngadapi percubaan (sabar dia menghadapi percobaan itu)
Kata turunan: tersabari
Sem.pul
v embus; tiup: ula – inemendu (jangan tiup minumanmu)
Se.ra
a rasa tidak senang karena sukar, sulit, berat, dan sebagainya yang terasa di dalam hati; susah: -- pengelahna (susah hidupnya)
Si.ra
n senyawa kristalin NaCl yang merupakan klorida dan sodium, dapat larut dalam air, dan asin rasanya; garam: buat – ena (ambil garam itu)
Si.rup
v tarik sampai masuk; hirup; sedot: -- kerina (sedot semua)
T
Tan
n anggota badan dari siku sampai ke ujung jari atau dari pergelangan sampai ujung jari: jelma lit –na dua (manusia mempunyai tangan dua)
Ta.neh
n sisa yang tinggal setelah suatu barang mengalami pembakaran lengkap: -- ni soban (abu kayu bakar)
Ta.rik
v proses atau tindakan menggerakkan sesuatu dengan menariknya ke arah tertentu; tarik: -- meja ah ku pudi (tarik meja itu ke belakang)
Te.ngah
n titik yang letaknya dibagian tengah: aku tanding bas – kota (aku tinggal di pusat kota)
Ter.ban
v : perik ah – kudatas awan (burung itu terbang ke atas awan)
Ti.pis
a sedikit antara permukaan yang satu dengan yang lain (tentang barang-barang yang pipih): me—kel bajuna (bajunya tipis sekali)
Ti.wen
n (bagian kaki) pertemuan antara paha dan betis yang menjadi tempat sendi agar kaki bisa dilekukkan: -- nini rusur mesui (lutut nenekku sering sakit)
Tong.kat
n sepotong bambu (rotan, kayu, dan sebagainya) yang agak panjang (untuk menopang atau pegangan ketika berjalan, menyokong, dan sebagainya): bilangku erdalan alu – (kakekku berjalan menggunakan tongkat)
Tu.ka
n alat pencernaan makanan di dalam perut (manusia atau hewan) yang bentuknya seperti pembuluh panjang berlingkar-lingkar dari ujung akhir lambung sampai diubur; tali perut: -- si sehat emkap, -- si bersih (usus yang baik adalah usus yang bersih)
U
U.dan
n titik-titik air yang berjatuhan dari udara karena proses pendinginan: tiap wari jenda – (setiap hari di sini hujan)
U.ga
pron kata tanya untuk menanyakan cara atau perbuatan; bagaimana: – genduari beritana? (bagaimana sekarang beritanya?)
U.is
n barang yang ditenun dari benang kapas untuk dipakai atau untuk maksud lain; kain: kututur – gara tiga ndai (kubeli kain merah di pasar tadi)
U.li
a elok, patut (tentang kelakukan, budi pekerti, keturunan, dan sebagainya); baik: erlagu – (bertabiat baik)
Kata turunan: mehuli
V
Huruf V tidak ada
W
Wa.loh
num bilangan yang dilambangkan dengan angka 8 (Arab) atau VII (Romawi), urutan ke-8 sesudah ke-7 atau sebelum ke-9; delapan: ia erlajar – jam sada wari (dia belajar delapan jam satu hari)
Wa.ri
n waktu dari pagi sampai pagi lagi, waktu selama jam kerja berlangsung; hari: kerja e iban ibas – si mehul (pesta itu diadakan di hari yang baik)
X
Huruf X tidak ada
Y
Yo.ga
n satu pasang (sejodoh, selengkap, sesetel); sepasang: turang sada – (saudara satu sepasang)
Comments
Post a Comment